Kementerian PU Bangun 4 Jembatan Gantung di Lebak dan Pandeglang, Warga Tak Lagi Putar Jauh Lewati Sungai dan Jurang

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 12:36:31 WIB
Kementerian PU membangun empat jembatan gantung di Lebak dan Pandeglang untuk mempermudah akses warga.

LEBAK — Empat jembatan gantung yang dibangun Kementerian PU di dua kabupaten di Banten ini dirancang khusus untuk pejalan kaki, kendaraan roda dua, dan ambulans dalam kondisi darurat. Panjang bentang utama bervariasi, mulai 40 meter hingga 80 meter.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan infrastruktur sederhana ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di perdesaan. “Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka,” kata Dody di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Empat Titik Jembatan Gantung dan Progres Terkininya

Dari total empat jembatan, tiga di antaranya berada di Kabupaten Lebak dan satu di Kabupaten Pandeglang. Berikut rincian lokasi dan progres fisik masing-masing proyek hingga 25 Juni 2026:

  • Jembatan Gantung Inten Jaya (Lebak): bentang utama 80 meter, progres 26,67 persen. Jembatan ini memangkas waktu tempuh warga yang sebelumnya harus memutar melalui jalur lebih jauh.
  • Jembatan Gantung Cigoong Utara (Lebak): panjang 40 meter, progres 26,80 persen. Akan mempermudah akses warga Dusun Salasih, Nagreg, dan Paranje menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pasar.
  • Jembatan Gantung Kampung Bagu atau Ciminyak (Lebak): panjang 40 meter, progres 23,50 persen. Menghubungkan Kampung Bagu di Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, dengan Kampung Cikaung di Desa Sukamarga, Kecamatan Sajira yang selama ini terpisah aliran sungai.
  • Jembatan Gantung Cibungur (Pandeglang): panjang 80 meter, progres 19,25 persen. Menghubungkan Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, dengan Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi.

Manfaat Langsung: dari Distribusi Pertanian hingga Akses Darurat

Dody menekankan bahwa kehadiran jembatan gantung tidak hanya soal mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat. Sebelumnya, warga di sejumlah titik harus menyeberang sungai atau melewati jalur perbukitan yang rawan kecelakaan.

Distribusi hasil pertanian diharapkan lebih lancar. Selama ini petani di Lebak dan Pandeglang kerap kesulitan membawa hasil panen ke pasar karena akses terbatas. Dengan adanya jembatan, biaya logistik bisa ditekan.

Kementerian PU berkomitmen menyelesaikan seluruh pembangunan jembatan gantung sesuai target. Pemerataan pembangunan hingga daerah dengan keterbatasan akses menjadi prioritas utama dalam proyek ini.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: lingkar.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top