Bupati Tangerang Resmikan Jembatan Garuda di Kresek, Akses 3 Desa ke Pusat Kecamatan Kini Tak Lagi Memutar

Penulis: Aditya Nugraha  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 13:07:31 WIB
Bupati Tangerang meresmikan Jembatan Garuda sebagai akses baru tiga desa di Kecamatan Kresek.

TANGERANG — Warga tiga desa di Kecamatan Kresek kini tak perlu lagi menempuh jalur memutar yang panjang untuk mengakses pusat kecamatan. Jembatan Garuda yang dibangun di atas aliran sungai di Kampung Dukuh, Desa Patrasana, mulai difungsikan setelah diresmikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.

Bupati menjelaskan, proyek ini merupakan hasil sinergi pemerintah pusat bersama TNI Angkatan Darat. Kehadiran jembatan langsung menjawab keluhan warga yang selama ini kesulitan mengangkut hasil pertanian dan perkebunan ke pasar.

Manfaat Langsung untuk Mobilitas Warga dan Distribusi Ekonomi

"Setiap infrastruktur yang kita bangun harus benar-benar memberi manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Maesyal dalam sambutannya, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, dampak paling terasa adalah akses anak-anak menuju sekolah yang kini lebih cepat. Selain itu, distribusi hasil usaha warga—mulai dari hasil kebun hingga produk UMKM—diharapkan bisa berjalan lancar tanpa hambatan geografis.

Pemkab Tangerang berjanji akan segera melengkapi penerangan jalan dan railing pengaman di sekitar jembatan. "Lebih cepat tentu lebih baik karena sebagian penerangan juga sudah mulai disiapkan," kata Bupati Maesyal.

Pangdam Jaya: Tiga Jembatan Diresmikan Serentak

Pangdam Jaya/Jayakarta, Letjen TNI Deddy Suryadi, mengungkapkan bahwa Kodam Jaya meresmikan tiga jembatan pada hari yang sama. Salah satunya adalah Jembatan Garuda di Desa Patrasana yang seluruhnya rampung sesuai target.

"Sebelum ada jembatan, masyarakat harus menempuh akses yang jauh, sedangkan sekarang mereka bisa langsung menuju tempat tujuan," jelas Deddy.

Ia berharap warga bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah dapat menjaga serta merawat infrastruktur tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat yang menugaskan TNI AD membangun akses penghubung di berbagai daerah.

Konektivitas dan Pelayanan Publik Kian Terbuka

Selain memperlancar arus barang dan orang, Bupati Maesyal menekankan bahwa jembatan ini membuka akses warga terhadap pelayanan publik. Warga dari Kampung Dukuh dan desa sekitarnya kini bisa menjangkau puskesmas, kantor desa, dan pasar kecamatan tanpa harus menempuh rute yang lebih panjang dan rawan macet.

Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau kondisi jembatan dan segera menindaklanjuti kebutuhan fasilitas penunjang lainnya. Dengan beroperasinya Jembatan Garuda, roda perekonomian di Kecamatan Kresek diharapkan berputar lebih cepat. (Tyo)

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: kabar6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top