HP OmniBook 3 Laptop AI Rp 9 Jutaan, Klaim Baterai Tahan 32 Jam

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 20:26:01 WIB
HP OmniBook 3 hadir dengan layar 14 inci resolusi 2K dan desain anti-silau.

BANTEN — HP membekali OmniBook 3 dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X X1-26-100, chip yang dirancang untuk efisiensi daya tinggi. Laptop ini menggunakan layar IPS 14 inci resolusi 1920 x 1200 piksel (2K) dengan kecerahan 300 nits dan lapisan anti-silau. Dapur pacu didukung RAM LPDDR5x 16 GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen4 512 GB. Grafisnya mengandalkan Qualcomm Adreno terintegrasi.

Untuk konektivitas, HP menyediakan dua port USB-C yang mendukung Power Delivery dan DisplayPort, dua port USB-A, HDMI 2.1, serta jack audio 3,5 mm. Webcam FHD-nya dibekali fitur HDR auto-switch untuk menyesuaikan kecerahan dan warna secara otomatis saat panggilan video.

Fitur Unggulan

Daya tahan baterai menjadi nilai jual utama. HP mengklaim OmniBook 3 mampu bertahan hingga 32 jam 15 menit dalam sekali pengisian penuh. Jika baterai habis, fitur fast charging bisa mengisi daya dari kosong ke 50 persen dalam waktu sekitar 45 menit.

HP juga menyematkan fitur AI untuk produktivitas harian. Salah satunya adalah bundling Otter.ai, aplikasi yang bisa merekam rapat, membuat transkrip otomatis, menangkap slide presentasi, dan merangkum hasil diskusi. Fitur ini berguna bagi pekerja jarak jauh atau mahasiswa yang sering mengikuti kelas daring.

Harga & Ketersediaan

Saat artikel ini ditulis, HP OmniBook 3 dijual seharga USD 550 (sekitar Rp 9,1 juta) di Amazon Amerika Serikat. Harga aslinya USD 970 (sekitar Rp 16 juta). Diskon 43 persen ini berlaku untuk varian prosesor Snapdragon X, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga di Indonesia.

Posisi Dibanding Kompetitor

Dengan banderol di bawah Rp 10 juta, OmniBook 3 bersaing langsung dengan laptop entry-level MacBook Air dan Chromebook kelas atas. Keunggulan utamanya ada pada klaim baterai yang sangat panjang serta dukungan fitur AI tanpa perlu koneksi cloud. Namun, prosesor Snapdragon X bukanlah prosesor kelas performa tinggi—lebih cocok untuk tugas produktivitas ringan seperti mengetik, browsing, streaming, dan aplikasi office, bukan rendering video atau gaming berat.

Laptop ini paling cocok untuk pelajar yang sering berpindah ruang kuliah, pekerja hybrid yang bekerja di kafe atau coworking space, serta siapa pun yang ingin lepas dari charger seharian. Jika kebutuhan Anda hanya komputasi dasar dengan mobilitas tinggi, OmniBook 3 layak dipertimbangkan—asalkan Anda bersedia membeli dari luar negeri.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top