TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas PUPR menggencarkan perbaikan jalan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat. Beberapa lokasi yang sudah ditangani meliputi Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Atang Sanjaya Benda, Jalan Gajah Tunggal Jatiuwung, dan Jembatan Simpang Tujuh Neglasari.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan bahwa perbaikan ini difokuskan pada ruas dengan frekuensi kepadatan tinggi. "Kini beberapa ruas tersebut sudah baik dan laju kendaraan pun menjadi lancar setelah sebelumnya terhambat. Ini pasti akan berdampak pada ekonomi sekitar," ujarnya di Tangerang, Selasa.
Salah satu prioritas utama adalah Jalan Puri Beta di Kecamatan Larangan. Jalur ini menjadi perhatian karena menghubungkan Kota Tangerang dengan Jakarta melalui Ciledug Raya. Kepadatan kendaraan di ruas ini sangat tinggi, terutama di sekitar area komersial dan Halte Transjakarta.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa perbaikan di titik tersebut sudah dimulai sejak akhir Mei 2026. "Beberapa titik di sekitar jalur putar balik (looping) yang mengalami kerusakan sudah ditambal dan kembali mulus dilalui kendaraan," katanya.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pengawasan ketat. Ia meminta setiap proyek fisik dikerjakan secara tertib, transparan, dan akuntabel.
"Semua ada proses dan tahapannya, yang harus dipatuhi. Kita ingin pembangunan tidak hanya selesai dengan cepat, tetapi juga berkualitas, tertib administrasi, sesuai regulasi, dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Tangerang," tegas Sachrudin.
Pemkot menargetkan perbaikan di seluruh titik kritis dapat selesai sesuai jadwal. Langkah ini diyakini mampu menekan biaya logistik dan waktu tempuh bagi pekerja serta pelaku usaha di kawasan industri setempat.