CILEGON — Kepemimpinan baru di tubuh Karang Taruna Kota Cilegon resmi bergulir. Ahmad Aflahul Aziz, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD setempat, telah menerima SK kepengurusan dari PNKT untuk masa bakti 2026–2031. Penyerahan dokumen itu berlangsung di Jakarta dan dihadiri sejumlah pengurus Karang Taruna Kota Cilegon.
Aziz menyebut SK itu bukan sekadar formalitas. “Ini menjadi dasar bagi kami untuk bekerja secara legal, terstruktur, dan profesional dalam menjalankan program-program kepemudaan,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima, Selasa.
Di bawah kepemimpinan Aziz, Karang Taruna Kota Cilegon akan mengusung semangat inklusivitas dan kemandirian. Ia berkomitmen menghadirkan organisasi yang aktif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh generasi muda. “Kami ingin membangun Karang Taruna yang hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Untuk mewujudkan itu, Aziz menyiapkan sejumlah program prioritas. Ia sadar bahwa organisasi kepemudaan tidak bisa berjalan sendiri. “Kami membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon, DPRD, dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Aziz mengajak seluruh pemuda di Kota Cilegon untuk bergabung dan mengambil peran dalam pembangunan daerah. “Mari jadikan Karang Taruna sebagai rumah besar untuk berkarya, berinovasi, dan mengabdi,” ajaknya. Ia menekankan bahwa organisasi ini menjadi wadah strategis bagi anak muda untuk berkontribusi.
Menanggapi dinamika yang sempat terjadi di internal organisasi, Aziz memilih pendekatan persuasif. Ia mengaku akan merangkul seluruh pengurus di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Fokus kami adalah menjalankan amanah dan membangun soliditas organisasi,” tuturnya.
Aziz menegaskan bahwa kepengurusannya akan dinilai dari hasil kerja di lapangan. “Masyarakat tidak perlu menilai dari janji, tetapi nanti dari program dan manfaat yang benar-benar dirasakan,” pungkasnya. Dengan SK yang sudah di tangan, ia siap menggerakkan roda organisasi selama lima tahun ke depan.