LEBAK — Ketua IPSM Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat, mengungkapkan bahwa kepengurusan yang diusulkan merupakan hasil Musyawarah Daerah (Musda) tahun lalu. Ia mendesak pemerintah daerah segera menandatangani SK tersebut agar organisasi memiliki dasar hukum yang kuat dalam menjalankan program-program sosial.
“Sampai saat ini Pak Bupati belum berkenan menandatangani SK kepengurusan PSM. Kalau SK dari Provinsi Banten sudah ada,” kata Asep saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-51 IPSM di BIM Rangkasbitung, Rabu (8/7/2026).
Asep yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak itu menyebutkan, saat ini IPSM Lebak memiliki 1.550 anggota yang tersebar di berbagai wilayah. Ironisnya, selama ini organisasi tersebut belum pernah menerima bantuan atau hibah dari Pemerintah Kabupaten Lebak.
“IPSM tidak pernah mendapat bantuan apa pun dari pemerintah. Tidak masalah, yang penting kita bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.
Meski tanpa dukungan anggaran, para anggota IPSM tetap menjalankan tugas kemanusiaan secara sukarela. Asep menjelaskan, mereka aktif membantu masyarakat mengakses bantuan sosial, mengurus administrasi kependudukan, mendampingi korban bencana, menangani anak terlantar, hingga mendampingi penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).
“PSM itu pekerja sosial masyarakat yang tidak digaji. Yang kami berikan adalah tenaga, waktu, pikiran, bahkan terkadang materi untuk membantu masyarakat,” katanya.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengapresiasi semangat baru yang dibawa kepengurusan di bawah Asep Komar Hidayat. Menurutnya, selama 51 tahun baru kali ini peringatan HUT IPSM digelar secara terbuka dan melibatkan banyak pihak.
“Selama 51 tahun mungkin baru sekarang hari jadi IPSM diperingati seperti ini. Pak Asep membawa semangat baru,” ujar Amir.
Ia menilai IPSM adalah organisasi sosial yang memiliki peran penting membantu pemerintah menangani persoalan sosial. Oleh karena itu, organisasi tersebut layak mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
“Saya baru mengetahui IPSM belum memperoleh dukungan anggaran maupun hibah dari pemerintah daerah. Dinas teknis harus proaktif mengusulkan kepada pemerintah daerah. IPSM adalah contoh organisasi yang hidup dari semangat gotong royong para anggotanya,” katanya.