BANTEN — Fulham resmi mengumumkan perubahan di bangku pelatih jelang musim 2026-27. Alvaro Arbeloa, yang namanya melekat sebagai bek kanan Liverpool era Rafael Benitez, kini dipercaya menukangi The Cottagers.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak. Arbeloa belum pernah menangani tim Premier League sebelumnya. Namun rekam jejaknya sebagai pemain di level tertinggi—bersama Liverpool dan Real Madrid—menjadi modal utama.
Jadwal Premier League 2026-27 langsung memberi ujian berat bagi Arbeloa. Fulham dijadwalkan bertandang ke Anfield pada pekan keempat, tepatnya 12 September.
Laga itu akan menjadi pertama kalinya Arbeloa kembali ke stadion yang membesarkan namanya sebagai pelatih lawan. Ia membela Liverpool selama dua setengah musim sejak Januari 2007, mencatat 98 penampilan dan dua gol.
Arbeloa direkrut Liverpool dari Deportivo La Coruna pada Januari 2007 atas rekomendasi Rafael Benitez. Ia langsung menjadi bagian penting skuad yang bersaing di Premier League dan Liga Champions.
Performa solidnya di Anfield membawanya pindah ke Real Madrid pada 2009. Di Santiago Bernabeu, ia mengoleksi berbagai trofi termasuk Liga Champions dan La Liga.
Karier kepelatihannya belum seterkenal masa bermain. Namun Fulham tampaknya melihat potensi besar dalam pendekatan taktis dan mental juara yang dimiliki Arbeloa.
Marco Silva meninggalkan Craven Cottage setelah beberapa musim. Arbeloa diharapkan membawa filosofi baru—lebih disiplin secara defensif, sesuatu yang ia kuasai sebagai bek top Eropa.
Fulham finis di papan tengah pada musim lalu. Dengan kedatangan Arbeloa, target mereka kemungkinan naik level: bersaing ke zona Eropa.
Namun tantangan langsung di Anfield akan menjadi indikator awal seberapa siap Arbeloa menghadapi tekanan Premier League. Publik Liverpool sendiri pasti akan memberikan sambutan hangat untuk mantan pemainnya—tapi begitu peluit kick-off berbunyi, semua rasa hormat itu harus disimpan.