Video Tongkang Buang Material di Perairan Bojonegara Viral, Nelayan Serang Keluhkan Ekosistem Rusak

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57:31 WIB
Kapal tongkang Terang 306 terekam membuang material di perairan Bojonegara, Kabupaten Serang.

SERANG — Nelayan di perairan Bojonegara, Kabupaten Serang, resah setelah sebuah video memperlihatkan kapal tongkang membuang material di laut menyebar luas. Dalam rekaman berdurasi sekitar 30 detik itu, tampak kapal tongkang Terang 306 Tanjung Priok mengapung dan menumpahkan muatannya menggunakan dua alat berat. Narasi yang beredar menyebut lokasi kejadian berada di perairan Bojonegara, Kecamatan Bojonegara.

Nelayan Khawatir Hasil Tangkapan Menurun

Syarifudin, salah seorang nelayan Bojonegara, mengaku resah dengan aktivitas tersebut. Ia menilai pembuangan material secara sembarangan berpotensi merusak ekosistem laut dan berdampak langsung pada pendapatan nelayan setempat.

"Memang kita belum tahu persis perusahaan mana yang melakukan hal itu dan tujuannya apa. Taunya memang dari video yang menyebar di media sosial," ujarnya.

Ia berharap pihak terkait segera menindaklanjuti temuan ini. "Otomatis (merugikan nelayan), namun memang nelayan enggak mau gegabah. Makanya kita minta agar ada tindakan dari pihak terkait," pungkasnya.

Dampak Sudah Terasa Sejak Lama

Sekretaris Desa Pulo Panjang, Fery, mengatakan bahwa aktivitas serupa sebenarnya sudah berlangsung cukup lama di sekitar perairan Bojonegara. Ia menyebut banyak kapal pengangkut material kerap melintas di depan Pulau Panjang.

Menurut Fery, nelayan di wilayahnya sudah merasakan dampaknya. Jaring dan bagan tancap milik nelayan sering kali cepat kotor dan tertutup lumpur. "Membuat alat tangkapnya kotor. Sejenis lumpur sih, sehingga membuat tangkapannya menurun," tegasnya.

Bahkan, kondisi itu memaksa nelayan mencari ikan hingga ke perairan Kepulauan Seribu. "Makin sulit, terus banyak juga alat tangkap yang kotor, bahkan rusak karena tertabrak kapal yang melintas," ujar Fery.

Pemkab Serang Akan Turun ke Lokasi

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengaku telah mendapat informasi mengenai video tersebut. Pihaknya bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Serang berencana mengecek langsung ke perairan Bojonegara.

"Kita mau lihat ke sana dengan Dishub, nanti nunggu kapalnya. Nanti dalam waktu singkat," ujarnya.

Pemkab Serang ingin memastikan perusahaan dan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pembuangan material itu. Menurut Najib, tindakan tersebut berpotensi mengganggu hasil tangkapan nelayan karena dapat merusak ekosistem laut.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: radarbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top