SERANG — Jejak sejarah Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan yang membentang dari ujung barat hingga timur Pulau Jawa kembali dihidupkan. Pemkab Serang dan Pemkab Situbondo menandatangani kesepakatan bersama untuk menggarap program "Anyer-Panarukan 3R", sebuah branding jangka panjang yang menitikberatkan pada penguatan kolaborasi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut baik sinergi lintas provinsi ini. Ia menilai kerja sama tersebut berdampak positif bagi perekonomian kedua wilayah, terutama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Semangat utama dari kolaborasi ini adalah optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan PAD sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Situbondo maupun Serang," ujarnya usai penandatanganan kesepakatan di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jumat.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menilai kerja sama ini memiliki nilai strategis luar biasa dari sisi pemasaran wilayah. Nama Anyer-Panarukan sudah mengakar dan dikenal luas oleh masyarakat Nusantara sebagai saksi bisu pembangunan infrastruktur era kolonial.
Jalan Raya Pos yang dibangun pada abad ke-19 itu membentang sekitar 1.000 kilometer. Kini, jejak historisnya ingin dioptimalkan bukan sekadar sebagai ruas jalan, melainkan jembatan penghubung potensi ekonomi antar daerah.
Wujud nyata dari kolaborasi ini adalah rencana penyelenggaraan Festival Anyer-Panarukan. Ajang ini dirancang untuk menggerakkan roda perekonomian dan memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Serang maupun Situbondo.
"Festival Anyer-Panarukan yang kami rancang bersama ini bertujuan utama untuk menggerakkan roda perekonomian, memajukan daerah masing-masing, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM," kata Yusuf Rio.
Selain sektor ekonomi kreatif, fokus kolaborasi ini juga mencakup upaya merawat dan memperbaiki memori sejarah panjang yang menghubungkan Anyer di Kabupaten Serang dengan Panarukan di Kabupaten Situbondo. Program ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri untuk terus menggali potensi lokal melalui sinergi antardaerah.
Dengan adanya kesepakatan ini, kedua pemkab berkomitmen menjadikan "Anyer-Panarukan 3R" sebagai program jangka panjang. Pilar utama yang diusung adalah Road (jalan), yang bertujuan mengangkat Jalan Raya Pos sebagai penghubung kolaborasi sektor pariwisata, budaya, potensi lokal, dan ekonomi kreatif.