TANGERANG SELATAN — Sebanyak 47 kepala keluarga di Perumahan Serpong Jaya rutin memilah sampah daur ulang dan minyak jelantah dari rumah masing-masing. Kebiasaan itu berjalan hampir empat tahun sejak bank sampah lingkungan tersebut beroperasi pada Januari 2023.
Pada pengumpulan terakhir pekan pertama Oktober 2026, warga menyerahkan 269,95 kilogram sampah bernilai ekonomi Rp605.755. Minyak jelantah yang terkumpul disalurkan melalui kerja sama dengan vendor.
Ketua Bank Sampah The Spring, Hesti Burhan, menyebut pemilahan sampah sudah menjadi agenda rutin warga. Menurutnya, kebiasaan memilah dari rumah penting agar sampah yang masih bernilai ekonomi tidak langsung berakhir di tempat pembuangan.
"Buat kami yang penting kami berusaha rutin untuk melakukan agenda pilah sampah daur ulang," kata Hesti.
Selain sampah daur ulang, warga mengumpulkan minyak jelantah yang selama ini sulit dibuang sembarangan. Limbah tersebut disalurkan lewat kerja sama dengan vendor.
"Kerja sama kami sudah baik bersama vendor," ujarnya, Kamis (8/10/2026).
Gerakan ini tidak sekadar menekan volume sampah yang dibuang. Sampah yang masih bisa dimanfaatkan diubah menjadi sumber nilai ekonomi bagi warga.
Hingga Oktober 2026, pendapatan Bank Sampah The Spring dari kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp7 juta. Capaian itu menjadi salah satu dorongan bagi warga untuk terus menjalankan pemilahan secara rutin.
Kegiatan bank sampah ini pernah mendapat kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan. Dalam kunjungan tersebut, DLH menawarkan sejumlah bentuk penguatan kelembagaan, termasuk penataan kepengurusan bank sampah.
"Pernah pihak DLH datang dan berkunjung. Menawarkan untuk diberi nama dan lain-lain. Harus ada kepengurusan dan lain sebagainya," kata Hesti.
Meski tawaran penguatan itu belum ditindaklanjuti dengan penataan resmi, Bank Sampah The Spring tetap menjalankan kegiatan pemilahan dan pengumpulan sampah bersama warga.
Pola pengelolaan sampah di Serpong Jaya menunjukkan pemilahan dari sumber, yakni rumah tangga, bisa mengurangi beban tempat pembuangan sekaligus memberi nilai tambah bagi warga.