BANTEN — Keputusan mengejutkan itu diumumkan pada Selasa malam waktu setempat. Pereira, yang baru bergabung pada Februari lalu menggantikan Sean Dyche, langsung dipecat meski berhasil membawa Forest ke peringkat ke-16 Liga Premier dan semifinal Liga Europa — pencapaian terbaik klub di kompetisi Eropa sejak 1984.
Pereira Kaget, Klaim Tanpa Peringatan
Pelatih asal Portugal itu mengaku tidak menduga sama sekali akan dipecat. Ia merasa telah memenuhi target utama yang diberikan manajemen.
"Keputusan ini benar-benar mengejutkan saya dan tanpa peringatan apa pun. Saya sepenuhnya menghormati hak klub untuk mengambil keputusan yang dianggap terbaik bagi masa depannya," ujar Pereira dalam pernyataan resmi.
Ia menambahkan: "Saya kecewa dan sedih. Saya benar-benar percaya pada apa yang kami bangun bersama. Bersama-sama, kami menikmati akhir musim yang tak terlupakan, memastikan klub bertahan di Liga Premier, mencapai semifinal Liga Europa, dan menciptakan momen-momen yang akan selalu saya kenang."
Seluruh staf kepelatihannya — Filipe Almeida, Luis Miguel, Bruno Moura, Marco Knoop, dan Pedro Lopes — juga ikut meninggalkan klub.
Glasner: Manajer Ke-11 Era Marinakis
BBC Sport melaporkan kesepakatan dengan Oliver Glasner sudah hampir rampung. Pelatih berusia 51 tahun itu akan menjadi manajer tetap ke-11 sejak Evangelos Marinakis membeli klub pada Mei 2017.
Glasner meninggalkan Crystal Palace dengan status manajer paling sukses klub tersebut setelah memenangkan Piala FA 2025 dan Liga Konferensi pada Mei lalu. Rekam jejaknya dianggap cukup untuk membawa stabilitas di City Ground.
Catatan pergantian pelatih Forest dalam setahun terakhir: Nuno Espirito Santo dipecat September lalu setelah finis ketujuh, Ange Postecoglou hanya bertahan 39 hari, dan Dyche bertahan 114 hari.
Tantangan Berat di Depan
Glasner harus segera menanamkan visi taktisnya kepada skuad yang sudah terbiasa dengan ketidakstabilan manajerial. Forest dijadwalkan memulai pramusim dalam waktu dekat sebelum menghadapi musim baru Liga Premier.
Dengan dukungan finansial kuat dari Marinakis, target Glasner jelas: memperbaiki posisi di klasemen domestik dan membawa Forest kembali ke kompetisi Eropa. Publik City Ground berharap era kekacauan di kursi pelatih segera berakhir.