Pencarian

Messi Pamit dari Timnas Argentina Usai 208 Laga dan Satu Titel Piala Dunia

Rabu, 07 Oktober 2026 • 20:38:01 WIB
Messi Pamit dari Timnas Argentina Usai 208 Laga dan Satu Titel Piala Dunia
Lionel Messi beraksi dalam laga perpisahannya bersama timnas Argentina melawan Benin di Buenos Aires.

BANTEN — Lionel Messi resmi mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Argentina dalam laga uji coba melawan Benin di Buenos Aires. Satu gol dan dua asis menandai perpisahan pemain berusia 39 tahun itu setelah 208 penampilan bersama La Albiceleste.

Laga di Buenos Aires menjadi panggung terakhir Messi mengenakan jersey Argentina. Ia tampil lengkap dengan satu gol dan dua asis, memastikan perpisahannya berjalan sesuai skenario yang ia inginkan sendiri.

Keputusan pamit diambil Messi pada usia 39 tahun, setelah lebih dari dua dekade membela La Albiceleste. Ia menegaskan langkah itu bukan karena kehilangan kemampuan, melainkan karena sadar kapan waktunya berhenti.

Warisan Dua Copa America dan Satu Piala Dunia

Selama 208 penampilan, Messi mengantarkan Argentina meraih dua gelar Copa America dan satu titel Piala Dunia. Pencapaian itu menempatkannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Argentina.

La Albiceleste juga dibawanya ke final Piala Dunia 2026. Mimpi juara dua kali beruntun kandas di partai puncak, tetapi perjalanan ke final tetap menjadi catatan tersendiri di akhir karier internasionalnya.

Sentuhan Terakhir: Asis Otamendi dan Gol Penalti

Messi menutup kiprahnya dengan kontribusi yang khas. Sepak pojoknya berbuah gol Nicolas Otamendi, sementara umpannya ke Nico Paz berakhir di gawang Benin.

Gol penalti melengkapi penampilan perpisahannya. Momen itu menegaskan bahwa keputusan mundur diambil Messi dengan kesadaran penuh, bukan karena terpaksa kondisi fisik.

Alasan Messi Tidak Ingin Bermain Selamanya

Messi mengakui bahwa keinginannya untuk terus membela Argentina bertentangan dengan kenyataan yang harus ia terima. Ia memilih pergi sebelum sepak bola memaksanya berhenti dengan cara yang tidak menyenangkan.

"Tidak datang ke sini (sebagai pemain) lagi akan sangat menyakitkan," ungkap Messi, dikutip Reuters.

"Saya bersumpah, kalau semuanya mengikuti ego saya, saya inginnya bermain selamanya, sebab membela tim nasional Argentina adalah hal terindah yang bisa terjadi pada saya," imbuhnya.

Apa yang Ditinggalkan Messi untuk Argentina

Kehilangan Messi memaksa Argentina menyusun ulang lini serang. Nicolas Otamendi dan Nico Paz menjadi dua nama yang terlibat langsung dalam laga perpisahan, memberi gambaran soal pemain yang bakal mengisi ruang kosong di skuad.

Bagi Messi sendiri, laga melawan Benin bukan sekadar uji coba. Ia pergi dengan kepala tegak, meninggalkan tim nasional Argentina dalam kondisi yang jauh lebih kuat dibanding saat ia pertama kali masuk skuad.

Follow www.bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks