CILEGON — Memasuki semester kedua tahun 2026, Pemerintah Kota Cilegon memacu akselerasi program daerah. Pj Sekda Ahmad Aziz Setia Ade Putra menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar formalitas, melainkan alat deteksi dini terhadap kendala di lapangan.
Evaluasi Jujur untuk Capaian Akhir Tahun
“Lihat kembali target yang telah ditetapkan, mana yang sudah tercapai, mana yang masih tertinggal, dan apa penyebabnya. Jangan sampai kita baru menyadari adanya keterlambatan ketika memasuki akhir tahun anggaran,” ujar Aziz di hadapan para ASN.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan. Ukuran sesungguhnya adalah tercapainya indikator pembangunan, optimalnya penyerapan anggaran, dan manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.
Empat Tolok Ukur Keberhasilan Pembangunan
Dalam arahannya, Aziz merinci empat indikator utama yang harus dipenuhi setiap perangkat daerah. Pertama, target kinerja harus tercapai. Kedua, indikator pembangunan harus meningkat. Ketiga, anggaran terserap dengan baik. Keempat, hasilnya benar-benar dirasakan warga.
“Saya tidak ingin ada budaya merasa puas hanya karena kegiatan telah dilaksanakan. Itulah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Disiplin dan Profesionalisme ASN Ditekankan
Aziz juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Cilegon untuk menjunjung tinggi disiplin dan profesionalisme. Menurutnya, disiplin bukan sekadar soal kehadiran tepat waktu.
“Disiplin dalam menyelesaikan pekerjaan, disiplin terhadap target, disiplin dalam memberikan pelayanan, serta disiplin dalam menjaga integritas sebagai ASN. Setiap tugas adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Semester Kedua
Memasuki paruh kedua tahun ini, Aziz meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kolaborasi dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia menilai persoalan masyarakat tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja.
“Tantangan kita tidak semakin ringan. Masih banyak program yang harus dituntaskan. Dibutuhkan kerja sama, komunikasi yang baik, dan semangat saling mendukung,” jelasnya.
Inovasi Pelayanan Publik Jadi Target Akhir
Di akhir sambutannya, Pj Sekda berharap setiap perangkat daerah tidak terjebak pada rutinitas. Ia mendorong ASN untuk menciptakan terobosan yang membuat pelayanan publik lebih cepat, mudah, dan transparan.
“Carilah cara-cara baru agar pelayanan menjadi lebih membahagiakan masyarakat. Mari kita buktikan bahwa ASN Kota Cilegon adalah aparatur yang profesional, berintegritas, dan responsif,” pungkasnya.