Pencarian

Camat Sepatan Timur Bentuk Warga Peduli AIDS, KPA Tangerang Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan ODHIV

Senin, 06 Juli 2026 • 23:44:15 WIB
Camat Sepatan Timur Bentuk Warga Peduli AIDS, KPA Tangerang Perkuat Deteksi Dini dan Pendampingan ODHIV
Camat Sepatan Timur resmi membentuk Warga Peduli AIDS untuk mendukung deteksi dini dan pendampingan ODHIV.

TANGERANG — Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di Kecamatan Sepatan Timur menjadi strategi baru untuk memperkuat deteksi dini dan pendampingan Orang dengan HIV (ODHIV) hingga tingkat desa. Forum Lokakarya Mini Triwulanan (Loktri) Puskesmas Kedaung Barat yang dihadiri lintas sektor itu menyepakati perlunya penggerak masyarakat yang langsung bersentuhan dengan warga.

Apa Tugas Utama Warga Peduli AIDS?

WPA Kecamatan Sepatan Timur dirancang menjadi motor penggerak edukasi dan pencegahan HIV/AIDS di lingkungan tempat tinggal. Selain menyebarkan informasi, mereka juga bertugas mendampingi ODHIV agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa diskriminasi.

Camat Sepatan Timur, Miftah Shuritho, mengatakan sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan program kesehatan masyarakat. Menurutnya, rekomendasi yang lahir dari Loktri harus bisa dijalankan hingga tingkat desa.

Susunan Pengurus dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam struktur kepengurusan WPA, Camat Sepatan Timur bertindak sebagai Pembina. Zakky Akhmad Zakariya ditunjuk sebagai Ketua, Adam Abdul Hafidz sebagai Sekretaris, dan Meisuri Tridayanti sebagai Bendahara. Dua anggota lainnya adalah Dio Prasetio Adhi dan Suryadi.

Forum Loktri sendiri dihadiri oleh Ketua MUI Sepatan Timur, Danramil Sepatan, Kepala KUA Sepatan Timur, Ketua Kwarran, para kepala desa se-Kecamatan Sepatan Timur, TP PKK, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka memastikan program HIV tidak berjalan sendiri-sendiri, tapi terintegrasi dengan program kesehatan lain.

HIV Jadi Prioritas di Tengah Evaluasi Program Kesehatan

Selain membahas HIV, forum juga mengevaluasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), penanggulangan Tuberkulosis (TB), kesehatan indera, program gizi, dan percepatan penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat. Namun, HIV menjadi salah satu pembahasan utama karena membutuhkan pendekatan khusus untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV.

KPA Kabupaten Tangerang bersama pemerintah kecamatan dan fasilitas layanan kesehatan berupaya memperkuat pencegahan, deteksi dini, serta pendampingan bagi ODHIV. Pembentukan WPA diharapkan menjadi jembatan antara layanan kesehatan dan masyarakat yang selama ini enggan memeriksakan diri karena takut dikucilkan.

Langkah Konkret ke Depan

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur bersama KPA Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penanggulangan HIV/AIDS. Targetnya, tidak ada lagi warga yang terlambat mendapat penanganan karena minimnya informasi atau rasa malu untuk memeriksakan diri.

Follow www.bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bantendaily.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks