PANDEGLANG — Sebanyak dua desa di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, menjadi sasaran utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang resmi dimulai Rabu (15/7/2026). Program ini diinisiasi Kodim 0601 Pandeglang dan akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026.
Akses Jalan Baru Jadi Prioritas Utama
Pembangunan fisik di TMMD kali ini tidak hanya menyasar infrastruktur dasar, tetapi juga konektivitas regional. Dandim 0601 Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, menyebut jalan baru yang dibuka nantinya akan terintegrasi dengan proyek jalan tol di sekitar lokasi.
"Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar. Terlebih di lokasi tersebut berdekatan dengan proyek jalan tol, sehingga jalan baru yang kita buka ini nantinya bisa menjadi akses exit tol," ujar Dandim dalam sambutannya.
Menurutnya, akses transportasi yang memadai akan mempercepat perputaran ekonomi warga. "Jika akses jalannya bagus, perputaran transportasi akan lebih cepat, ruang investasi terbuka, dan ekonomi masyarakat otomatis ikut meningkat," jelasnya.
Lima Sumur Bor dan Bedah Rumah Juga Digarap
Selain infrastruktur jalan, TMMD ke-129 juga mencakup sejumlah program fisik lainnya. Berikut rincian sasaran pembangunan:
- Akses Transportasi: Pembukaan dan pengerasan jalan baru.
- Infrastruktur Air & Sanitasi: Pembuatan 5 unit sumur bor yang dilengkapi fasilitas MCK.
- Sarana Ibadah & Hunian: Rehabilitasi 1 unit mushola dan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 5 unit.
- Fasilitas Pendukung Jalan: Pembangunan 1 unit gorong-gorong dan 2 unit Tanggul Penahan Tanah (TPT).
Program ini merupakan hasil sinergi antara Kodim 0601 Pandeglang dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang, yang berlangsung sejak tahap perencanaan hingga pengawasan.
Bupati: Jalan Ini Jalur Strategis Nasional
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyambut baik dimulainya TMMD ke-129. Ia menilai program ini sebagai wujud nyata kolaborasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, masyarakat, serta pelaku usaha untuk membangun wilayah Patia," ujar Bupati.
Ia juga menekankan bahwa pembukaan jalan baru ini sejalan dengan program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. "Jalan ini merupakan jalur strategis yang harus kita wujudkan bersama. Jika kondisi jalan mantap, kita bisa memangkas ongkos logistik dan biaya transportasi masyarakat secara signifikan," pungkasnya.