TANGERANG — Panen raya ikan patin di Kampung Keramba, RW 22, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, bukan sekadar agenda panen biasa. Kegiatan ini menjadi simbol bagaimana warga mengubah lahan dan potensi lingkungan sekitar menjadi sumber produktivitas yang nyata.
Sebanyak 200 kilogram ikan patin berhasil dipanen dari keramba budidaya warga. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan warga yang dinilainya mampu memaksimalkan potensi lingkungan tanpa menunggu program berskala besar.
Dari Lingkungan Bersih Menuju Ekonomi Produktif
Maryono menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Menurutnya, kreativitas dan gotong royong warga menjadi modal utama yang mengubah kampung menjadi ruang berkarya.
“Saya melihat sendiri bagaimana warga di sini semakin kompak dan mampu memaksimalkan potensi yang ada. Ini luar biasa, karena dari lingkungan sendiri bisa lahir kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi warga,” ujar Maryono, Sabtu (1/8/2026).
Panen ikan patin ini dinilai memiliki dampak ganda. Selain sebagai hasil budidaya, kegiatan ini juga menunjukkan semangat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat yang berjalan beriringan.
Kolaborasi dengan Bank Sampah Jadi Kunci
Kesuksesan Kampung Keramba tidak lepas dari kolaborasi warga dengan para pegiat Bank Sampah Kota Tangerang Wilayah Barat. Wilayah binaan ini meliputi Kecamatan Periuk, Karawaci, Jatiuwung, dan Cibodas.
Maryono menilai pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat adalah dua hal yang bisa berjalan beriringan. Kepedulian terhadap lingkungan, seperti pengelolaan sampah, justru membuka potensi ekonomi baru bagi warga.
“Ketika masyarakat sudah peduli terhadap lingkungan, banyak potensi yang bisa dikembangkan. Sampah dikelola, lingkungan menjadi lebih bersih, sementara potensi seperti budidaya ikan bisa memberikan nilai tambah,” ungkapnya.
Mengisi Kemerdekaan dengan Karya Nyata
Kegiatan panen ikan ini dirangkai dengan berbagai aktivitas lingkungan dan perayaan Bulan Kemerdekaan. Momen tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antarwarga.
Maryono berharap Kampung Keramba bisa terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kota Tangerang. Ia mendorong setiap wilayah untuk menggali potensi masing-masing.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan karya nyata. Dari kampung, kita bangun kebersamaan; dari lingkungan, kita ciptakan produktivitas. Semoga Kampung Keramba semakin maju, semakin produktif, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.