BANTEN — Rencana pertemuan ini disampaikan Michael di sela-sela persiapan keberangkatan skuad Merah Putih ke Eropa. Ia mengungkapkan akan menyempatkan diri mampir ke markas FIFA di Zurich saat perjalanan pulang dari Spanyol.
“Saya mungkin akhir Agustus ada rencana ke FIFA. Minggu depan Timnas Futsal Senior berangkat ke Spanyol, saya ikut beberapa hari di sana, lalu saat perjalanan pulang saya akan mampir ke Swiss,” ujar Michael dilansir dari Antara pada Senin (3/8/2026).
TC Spanyol: Uji Coba Lawan Klub-Klub Eropa Menjadi Batu Loncatan
Sebelum agenda penting di Swiss, fokus utama AFI adalah mematangkan persiapan timnas. Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menjalani training camp di Spanyol pada 11-24 Agustus 2026. Selama di Eropa, skuad asuhan pelatih anyar itu akan menghadapi tiga lawan uji coba berkualitas: Palma Futsal, Noia Futsal, dan Braga Futsal asal Portugal.
Pemilihan lawan uji coba ini bukan tanpa alasan. Palma Futsal dan Noia Futsal merupakan klub-klub papan atas Liga Futsal Spanyol, kompetisi yang dianggap sebagai liga futsal terkuat di dunia saat ini. Sementara Braga Futsal juga merupakan kekuatan yang diperhitungkan di Portugal.
Mengapa Pertemuan dengan FIFA Ini Krusial?
Pertemuan dengan FIFA bukan sekadar formalitas. Ini adalah momen penting bagi AFI untuk mempresentasikan kesiapan Indonesia secara lebih detail, mulai dari infrastruktur stadion, akomodasi, hingga rencana teknis penyelenggaraan. Kepercayaan diri Indonesia semakin meningkat setelah suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia Futsal 2024 di Uzbekistan yang melibatkan banyak negara.
Langkah AFI ini juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan futsal Indonesia. Jika terpilih, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen futsal terbesar kedua setelah Piala Dunia Futsal FIFA yang pertama kali digelar di Belanda pada 1989. Ini akan menjadi sejarah baru bagi sepak bola Indonesia, khususnya futsal, yang selama ini terus berkembang pesat.
Target Jangka Panjang: Dari TC ke Panggung Dunia
TC di Spanyol dan pertemuan dengan FIFA adalah dua langkah yang saling terkait dalam satu visi besar. Di satu sisi, timnas membutuhkan pengalaman dan peningkatan kualitas untuk bersaing di level internasional. Di sisi lain, AFI membutuhkan pengakuan dan kepercayaan dari FIFA untuk dipercaya menjadi tuan rumah.
Keberhasilan timnas futsal Indonesia tampil kompetitif di ajang internasional akan menjadi modal besar dalam presentasi ke FIFA. Kombinasi antara prestasi tim dan kesiapan infrastruktur menjadi formula yang diharapkan mampu meyakinkan FIFA untuk memberikan kepercayaan kepada Indonesia pada 2028 mendatang.