LEBAK — Nelayan di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten, menikmati berkah dari melimpahnya ikan tuna di Perairan Samudera Hindia. Hasil tangkapan jenis ikan pelagis besar itu tidak hanya laku di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar ekspor ke Jepang dan Eropa.
“Kualitas dan mutu ikan tuna dari pesisir Lebak masuk kategori terbaik di Indonesia dan populasinya melimpah di Perairan Samudera Hindia,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Rizal Ardiansyah, Selasa.
Harga Ikan Tuna Capai Rp60.000 per Kilogram
Ikan tuna menjadi andalan ekonomi masyarakat pesisir selatan Lebak. Nilai jualnya cukup tinggi, berkisar antara Rp45.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Ikan yang diekspor biasanya memiliki bobot sekitar 20 kilogram per ekor.
Menurut Rizal, ikan tuna yang hidup di laut dalam Samudera Hindia memiliki kandungan minyak hingga 30 persen di jaringan tubuh dan rongga perut. Kandungan proteinnya juga tergolong besar, sehingga diminati pasar internasional.
Ekspor Melalui Perusahaan Jakarta, Nelayan Raup Cuan
Ketua Koperasi Nelayan Bina Muara Sejahtera Binuangeun, Wading, mengungkapkan bahwa ikan tuna ekspor dikirim melalui perusahaan yang berbasis di Jakarta. Saat musim puncak, tangkapan nelayan bisa mencapai 60 ton per bulan.
“Kami memiliki anggota hingga ratusan orang yang profesinya nelayan dan kehidupan mereka sejahtera dari hasil tangkapan ikan tuna itu,” ujar Wading.
4.462 Nelayan Aktif dengan 216 Kapal
Dinas Perikanan Kabupaten Lebak mencatat jumlah nelayan aktif di pesisir selatan mencapai 4.462 orang. Mereka didukung 216 unit kapal berukuran 11 hingga 20 GT yang tersebar di 11 Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Total produksi tangkapan mencapai sekitar 7.000 ton per tahun.
Perputaran uang dari hasil tangkapan nelayan berdasarkan laporan TPI mencapai Rp5 miliar per bulan, dengan ikan tuna sebagai penyumbang terbesar.
Cold Storage dari KKP Jaga Kualitas Ikan
Untuk menjaga mutu tangkapan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan lemari pendingin atau cold storage kepada nelayan. “Penyaluran bantuan lemari pendingin agar ikan tangkapan nelayan tetap berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi,” kata Rizal.
Populasi ikan tuna yang beraktivitas secara bergerombol dan melakukan migrasi membuat potensi perikanan di perairan Samudera Hindia terus melimpah. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi nelayan di pesisir selatan Lebak.